Tampilkan postingan dengan label hujan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hujan. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 April 2011

Tentangmu, Sebuah Nama

 : rebelious rain soul 

1/
Adalah nama, hanya titipan sebuah epitaf - kelak. Dan kau tuan, aku tak pernah tahu siapa namamu sesungguhnya. Satu sisi rupa, dua atau beberapa panggilan, mungkin hanya menggenapkan dirimu dan aroma secangkir kopi yang kau sesap setiap pagi. Pahit.

2/
Setelahnya, sebatang kretek akan menemanimu mengawang imaji; katakata. Berjuntai kisah, mungkin roman picisan, atau sesekali monolog serapah kosong melanglang dengan rasa yang selalu berulang. Menasbihkan gerimis paling gaduh untuk sepersekian kisi waktu.Sepi.

3/
Tapi apa yang kau cari, tuan? Bukankah sudah begitu cara seseorang datang dan pulang ke alamat kenangan tak bernama, dengan rasa yang (lagi-lagi) sama?. Oi, nyeri itukah yang masih kau cari? Seperti beribu tusukan jarum di tubuhmu, dan serupa reliku di wajah tirusmu.

09.03.2011

Minggu, 12 Desember 2010

Ingatan dan Hujan

Tuliskan lagi ingatan ini
pada selarik sajak
ketika hujan

Kau tahu,
angin masih berhembus kencang
pada hari yang basah
di mana langit dan cuaca
berubah menjadi kelabu

(dini tadi, kaukah yang menyapa mimpi biruku? kenangan yang bukan pada masanya, menyelinap masuk seperti penyamun)